Tutorial Mengatasi DNS Cache Aneh di MikroTik (RB1100Hx2)

 



Permasalahan:
Entri DNS cache dengan nama domain acak dan tipe "unknown" seperti pada gambar sering mengindikasikan serangan cache poisoning, malware, atau konfigurasi yang tidak valid.

Solusi:


1. Flush DNS Cache (RouterOS CLI)

Langkah pertama untuk membersihkan cache yang tercemar:

bash
Copy
Download
/system script add name="flush_dns" source="/ip dns cache flush"
  • Cara menjalankan:

    • Buka terminal WinBox atau CLI.

    • Ketik:

      bash
      Copy
      Download
      /system script run flush_dns

2. Konfigurasi DNS Server Terpercaya

Ganti DNS server default dengan server yang lebih aman (Google/Cloudflare):

bash
Copy
Download
/ip dns set servers=8.8.8.8,1.1.1.1 allow-remote-requests=yes

3. Blokir Permintaan DNS ke IP Tidak Dikenal (Firewall)

Buat rule firewall untuk memblokir permintaan DNS mencurigakan:

bash
Copy
Download
/ip firewall filter add chain=forward protocol=udp dst-port=53 action=drop \
  comment="Block Unknown DNS" place-before=0

4. Update Firmware Router

Pastikan firmware MikroTik selalu terbaru:

bash
Copy
Download
/system package update check-for-updates
/system package update install

Catatan:

  • Lakukan ini saat jaringan tidak sibuk.

  • Backup konfigurasi sebelum update.


5. Aktifkan DNSSEC

Aktifkan validasi DNSSEC untuk mencegah spoofing:

bash
Copy
Download
/ip dns set use-doh=yes verify-doh-cert=yes

6. Script Auto-Flush DNS Berkala (Opsional)

Buat script untuk flush DNS otomatis tiap 1 jam:

bash
Copy
Download
/system scheduler add name="auto_flush_dns" interval=1h \
  on-event="/ip dns cache flush"

Untuk Perangkat Klien (Windows/Linux)

Jika masalah terjadi di perangkat pengguna, ajarkan pembaca untuk:

Windows:

Flush DNS lokal dengan Command Prompt:

cmd
Copy
Download
ipconfig /flushdns

Linux:

Restart service DNS resolver:

bash
Copy
Download
sudo systemctl restart systemd-resolved

Tips Tambahan:

  • Pantau DNS cache secara berkala dengan perintah:

    bash
    Copy
    Download
    /ip dns cache print
  • Gunakan Safe Mode di WinBox untuk menghindari perubahan tidak sengaja.

  • Scan jaringan dengan tools seperti Wireshark untuk deteksi aktivitas mencurigakan.


Peringatan:

  • Pastikan Anda memahami setiap perintah sebelum menjalankannya.

  • Backup konfigurasi router sebelum melakukan perubahan besar.

Semoga tutorial ini membantu mengamankan jaringan Anda! 🔒


Catatan untuk Blog:

  • Tambahkan screenshot perintah WinBox/CLI untuk visualisasi.

  • Gunakan format code block agar script mudah dibaca.

  • Sertakan anchor link ke bagian spesifik jika artikel panjang.

0 Comments:

Posting Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | coupon codes