Tutorial Pencegahan Serangan UDP Flood/DNS Amplification


Target: Memblokir serangan dari IP DNS ISP dan mengamankan jaringan Anda.


Langkah 1: Cek Sumber Serangan

  1. Identifikasi IP Penyerang:

    • Lihat log di perangkat Ruijie Anda, cari pola IP yang muncul terus-menerus (contoh: Blocked attacks: 8014).

    • Catat alamat IP sumber yang tercantum di log (misal: 192.168.x.x atau IP publik ISP).

  2. Verifikasi Jenis Serangan:

    • Jika serangan berasal dari port 53/UDP (port DNS), maka ini adalah DNS Amplification Attack.

    • Jika tidak, mungkin serangan UDP Flood biasa.


Langkah 2: Blokir Manual via Web Interface Ruijie (GUI)

  1. Login ke Dashboard Ruijie:

    • Buka browser, ketik alamat IP perangkat Ruijie (misal: 192.168.1.1).

    • Masuk dengan username/password admin.

  2. Buat Access Control List (ACL):

    • Navigasi ke menu Security > ACL.

    • Buat ACL baru:

      • Nama ACLBLOCK-UDP-FLOOD

      • Rule 1: Blokir semua traffic UDP dari IP sumber serangan (masukkan IP yang dicatat di Langkah 1).

      • Rule 2: Blokir traffic UDP ke port 53 (DNS) jika tidak digunakan di jaringan Anda.

    • Simpan konfigurasi.

  3. Terapkan ACL ke Interface:

    • Pilih interface yang terhubung ke internet (misal: GigabitEthernet 0/1).

    • Arahkan ACL BLOCK-UDP-FLOOD sebagai Inbound Policy.


Langkah 3: Hubungi ISP untuk Mitigasi

  1. Laporkan Serangan:

    • Kirim log dan detail IP sumber serangan ke ISP.

    • Minta mereka untuk:

      • Memperbaiki server DNS yang menjadi open resolver (sumber amplifikasi).

      • Memblokir traffic mencurigakan dari sisi mereka.

  2. Minta Implementasi BCP38:

    • Pastikan ISP mengaktifkan anti-spoofing untuk mencegah pemalsuan alamat IP.


Langkah 4: Aktifkan Fitur Bawaan Anti-DDoS di Ruijie

  1. Aktifkan DDoS Protection:

    • Di dashboard Ruijie, cari menu Security > Anti-DDoS.

    • Aktifkan fitur UDP Flood Protection dan atur parameter:

      • Threshold: 500 paket/detik (sesuaikan dengan kebutuhan).

      • ActionBlock atau Limit.

  2. Aktifkan Geo-Blocking (Opsional):

    • Jika serangan berasal dari luar negeri, blokir traffic dari negara tertentu via menu Firewall > Geo-IP Filtering.


Langkah 5: Hardening Jaringan

  1. Matikan Layanan DNS Lokal (Jika Tidak Dipakai):

    • Jika tidak pakai DNS server sendiri, matikan layanan DNS di Ruijie via menu Services > DNS.

  2. Ganti Port DNS (Jika Memakai DNS Lokal):

    • Ubah port DNS default (53/UDP) ke port acak (misal: 5353) untuk hindari target serangan.

  3. Pasang Pembatas Bandwidth:

    • Di menu QoS > Bandwidth Management, batasi bandwidth untuk traffic UDP (misal: maksimal 10% dari total bandwidth).


Langkah 6: Monitoring & Peringatan Dini

  1. Pasang Network Monitoring Tool:

    • Gunakan tools gratis seperti Wireshark atau PRTG untuk pantau traffic UDP.

    • Setel alert jika ada lonjakan traffic UDP melebihi 500 paket/detik.

  2. Cek Log Rutin:

    • Buka menu Log > Security Log di Ruijie setiap hari untuk lacak serangan baru.


Langkah 7: Backup dan Update

  1. Backup Konfigurasi:

    • Di menu Maintenance > Backup, simpan konfigurasi terbaru ke komputer Anda.

  2. Update Firmware Ruijie:

    • Cek update firmware di Maintenance > System Update.

    • Firmware terbaru biasanya menyertakan patch keamanan untuk serangan DDoS.


Contoh Kasus Praktis

Masalah: Serangan UDP Flood dari IP 203.160.92.1 (DNS ISP) ke port 53.
Solusi:

  1. Blokir IP 203.160.92.1 via ACL di Ruijie.

  2. Hubungi ISP untuk minta mereka mematikan open resolver di IP tersebut.

  3. Aktifkan QoS untuk batasi bandwidth UDP maksimal 5 Mbps.

  4. Setel alert di PRTG jika traffic UDP > 1.000 paket/detik.


Poin Penting!

  • Jangan sembarangan blokir port 53/UDP jika jaringan Anda memakai DNS internal.

  • Koordinasi dengan ISP adalah kunci utama untuk serangan DNS Amplification!

  • Jika serangan masih parah, sewa layanan cloud-based DDoS protection seperti Cloudflare.

0 Comments:

Posting Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | coupon codes